Jumlah Pengunjung

Tampilkan postingan dengan label Boy Weldy. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Boy Weldy. Tampilkan semua postingan

20150401

Bersukacita di dalam Tuhan

Hasil gambar untuk bersuka cita di dalam Tuhan
Renungan dari Filipi 4:4-9
4:4 Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan! Sekali lagi kukatakan: Bersukacitalah!
4:5 Hendaklah kebaikan hatimu diketahui semua orang. Tuhan sudah dekat!
4:6 Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apa pun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur.
4:7 Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus.
4:8 Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu.
4:9 Dan apa yang telah kamu pelajari dan apa yang telah kamu terima, dan apa yang telah kamu dengar dan apa yang telah kamu lihat padaku, lakukanlah itu. Maka Allah sumber damai sejahtera akan menyertai kamu.
Surat Filipi ini ditulis ketika ia (kemungkinan besar) berada di dalam penjara sekitar antara tahun 56(di penjara di Efesus) dan th. 62 Masehi (di Roma) menunggu keputusan hukuman (mati atau tidak),  karena itu Rasul Paulus sendiri tidak dapat datang ke Filipi, sehingga ia mengirimkan utusan ke Filipi untuk mendapat kabar tentang  jemaat di Filipi yang dalam keadaan ketakutan krn tekanan pemerintah dan masyarakat thd org percaya. Jemaat di Filipi juga sangat memprihatinkan keadaan Paulus yang di penjara.
Maka untuk meredakan kecemasan jemaat Filipi, maka setelah mendapat kabar tentang keadaan jemaat di Filipi Paulus menulis surat yg penuh dgn ajakn sukacita ini (16x dlm 12 ayat)
Dalam Pasal 4 ini kita akan belajar, apa yang disarankan Paulus agar tetap bersukacita dalam keadaan seperti itu.
1.      Filipi 4:5 Hendaklah kebaikan hatimu diketahui semua orang. Tuhan sudah dekat!
Paulus percaya waktu kedatangan Tuhan segera tiba. artinya bila Tuhan datang maka sgl duka berubah menjadi sukacita penuh bg org percaya, segala penderitaan dan kekacauan yang terjadi di dunia ini akan berakhir, dan segala kondisi manusia akan diubah oleh Tuhan, karena akan ada dunia yang baru yang Tuhan adakan, dan disana ada sukacita dan pengharapan.
Saat ini kita juga sering merasa tidak aman dan nyaman karena ada kelompok-kelompok yang membenci kita orang-orang percaya. Kita juga sering menjadi takut. Namun kita belajar dari Paulus untuk berpandangan bahwa "Tuhan sudah dekat" dalam arti, Tuhan yang akan mengubahkan keadaan menjadi sukacita dan penuh pengharapan dan kita juga tetap berbuat baik agar Allah dimuliakan.
2.      Ayat 6 dan 7 ini, Paulus mengajar kita untuk selalu bersukacita dalam keadaan apapun juga dengan tidak kuatir akan apapun juga dengan percaya pada kuasa pemeliharaan Tuhan  (Filipi 4:6-7)
6 Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apa pun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur.
7 Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus.
Seorang pria yang sedang putus asa sedang mencari bantuan dan meminta nasihat dari seorang pendeta. Melihat kesedihan pria ini, si pendeta berucap, "Lupakan hal-hal itu. Mengapa kau tidak pergi menonton pelawak terkenal yang akan tampil malam ini? Saya dengar ia bisa membuat siapapun tertawa terbahak-bahak. Pergilah, dan kau akan lupa dengan kesedihanmu ini.
 Setelah hening sejenak, orang itu berkata, "Sayalah si pelawak itu."
Ternyata si pelawak yang bisa membuat orang tertawa terbahak-bahak, ia sendiri hidup tanpa sukacita.
Menurut ukuran dunia, sukacita kita bergantung pada waktu-waktu tertentu.
Misalnya kita mendapatkan sesuatu yang menyenangkan, hadiah, ang pao, kedatangan orang yang kita rindukan, atau mempunya banyak uang kita menjadi sukacita.
Dan kita bisa kehilangan sukacita karena factor dari luar, misalnya kehilangan, bertemu orang yang tidak ingin kita temui.
Jika tak ada masalah dengan kesehatan kita, semua tagihan lunas, dan semuanya berjalan lancar, maka menurut filosofi dunia, kita sukacita.
Tetapi apabila seseorang memotong jalan kita di jalan tol, atau jika ada sesuatu yang tak beres, maka tiba-tiba kita kehilangan sukacita.
Alkitab memberi kita pandangan yang sama sekali berbeda tentang hal yang disebut sukacita.
Sedang punya uang atau tidak, tetap bersukacita. Tentu ini ada caranya.
Naah bagaimana caranya?
 Pikirkan segala yg baik dan lakukan
Pikiran                   Perbuatan             kebiasaan             karakter                 gaya hidup
Filipi 4:8-9
8 Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu.
9 Dan apa yang telah kamu pelajari dan apa yang telah kamu terima, dan apa yang telah kamu dengar dan apa yang telah kamu lihat padaku, lakukanlah itu. Maka Allah sumber damai sejahtera akan menyertai kamu.
Suatu hari, dua orang sahabat menghampiri sebuah lapak untuk membeli buku dan majalah. Penjualnya ternyata melayani dengan buruk. Mukanya pun cemberut. Orang pertama jelas jengkel menerima layanan seperti itu. Yang mengherankan, orang kedua tetap bersukacita, bahkan bersikap sopan kepada penjual itu. Lantas orang pertama itu bertanya kepada sahabatnya, "Hei. Kenapa kamu bersikap sopan kepada penjual yang menyebalkan itu?"
Sahabatnya menjawab, "Lho, kenapa aku harus mengizinkan dia menentukan caraku dalam bertindak? Kitalah sang penentu atas kehidupan kita, bukan orang lain."
"Tapi dia melayani kita dengan buruk sekali," bantah orang pertama. Ia masih merasa jengkel.
"Ya, itu masalah dia. Dia mau bad mood, tidak sopan, melayani dengan buruk, dan lainnya, toh itu enggak ada kaitannya dengan kita. Kalau kita sampai terpengaruh, berarti kita membiarkan dia mengatur dan mempengaruhi hidup kita. Padahal kitalah yang bertanggung jawab atas diri sendiri."
Tindakan kita kerap dipengaruhi oleh tindakan orang lain kepada kita. Kalau mereka melakukan hal yang buruk, kita akan membalasnya dengan hal yang lebih buruk lagi. Kalau mereka tidak sopan, kita akan lebih tidak sopan lagi. Kalau orang lain pelit terhadap kita, kita yang semula pemurah tiba-tiba jadi sedemikian pelit kalau harus berurusan dengan orang itu.
 Mengapa tindakan kita harus dipengaruhi oleh orang lain? Mengapa untuk berbuat baik saja, kita harus menunggu diperlakukan dengan baik oleh orang lain dulu? Jangan biarkan sikap buruk orang lain kepada kita menentukan cara kita bertindak! Pilih untuk tetap berbuat baik, sekalipun menerima hal yang tidak baik.
Pilih untuk tetap bersukacita apapun juga yang kita alami , karena kita sudah dikasihi Allah.
Ia sudah memberikan Tuhan Yesus mati disalib untuk menebus dosa kita, kita menjadi Anak-anak Allah.  Allah sumber damai sejahtera dan sumber sukacita kita. Tidak ada apapun juga yang boleh mengambil sukacita yang telah diberikan Allah Roh Kudus di dalam hati kita.

20141113

Yoel 3:1-8 Pemulihan yang berkeadilan.

Setelah membaca Yoel 3:1-8
Bapak-ibu- Saudara kekasih Kristus,
Andaikan Bapak-ibu hendak membeli mobil atau motor bekas, pilih dari orang yang bagaimana?
Dari orang yang mau jual karena mau ganti baru, atau dari orang yang mau jual karena butuh uang, yang tentunya harganya bisa agak miring?(bahkan kita bisa menekan harganya serendah-rendahnya)
Ada kata-kata tidak bijak yang menarik dari mantan calon presiden kita Prabowo : "Jarahlah rumah yang sedang terbakar",  atau mungkin dengan kalimat lain, "Rampoklah tetanggamu yang sedang kesusahan"
Kata-kata ini memang digunakan oleh orang-orang politik spt Prabowo, tetapi bukan oleh orang Kristen.
Ada seorang bapak yang kehidupan keluarganya berubah drastis ketika kedua orang tuanya (sang kakek dan nenek) yang kaya meninggal.   Karena bapak ini cacat, ia bekerja pada kakaknya (kita sebut saja: Pak De) yang mengurus usaha warisan kedua orang tua mereka.  
Anaknya yang tertua baru saja lulus SMA dan belum bekerja.  Walaupun sang kakek meninggal warisan perhiasan cukup banyak. Namun, kehidupan mereka makin lama makin sulit, sehingga mereka terpaksa menjual satu-persatu perhiasan yang ada, kepada Bu De, istri dari sang kakak (agar warisan tidak jatuh ketangan orang lain).    Sang Bude dengan senang hati membeli perhiasan-perhiasan tersebut dengan harga yang murah, karena bagi sang Bude hal itu adalah kesempatan untuk menambah koleksi perhiasan emas permatanya. pada saat keluarga adiknya memang membutuhkan uang untuk menyekolahkan anak-anak mereka yang masih kecil-kecil, dan untuk kebutuhan makan sehari-hari mereka.   Jadi, ketika mereka sedang dalam keadaan yang terpuruk, istri kakaknya menggunakan kesempatan untuk lebih memperkaya dirinya sendiri.    Puji Tuhan, Tuhan tidak membiarkan keluarga ini terus terpuruk karena anak yang pertama dan kedua akhirnya memperoleh pekerjaan, sehingga keuangan keluarga ini makin lama makin membaik.  
Kembali ke bacaan kita,
Seperti yang sering kita pelajari tentang bangsa Israel, yaitu bangsa kesayangan Tuhan, bangsa yang sering melanggar perintah Tuhan, bangsa yang tegar-tengkuk atau lain-lain lagi.  Karena itu walaupun bangsa ini bangsa pilihan Tuhan yang sangat dikasihi Tuhan, namun bangsa ini sangat sering ditegur dan dihukum Tuhan.  Ketika itu sebagian besar, mereka ada dalam pembuangan, mereka terserak ke berbagai negeri dan banyak yang menjadi budak.
Orang Israel melakukan pula apa yang jahat di mata TUHAN; sebab itu TUHAN menyerahkan mereka ke dalam tangan orang Filistin empat puluh tahun lamanya.  (Hak 13:1)
Dari bacaan tadi, kita belajar bahwa Nabi Yoel bernubuat, Tuhan hendak memulihkan keadaan Yehuda dan Yerusalem, temasuk juga Israel, karena pada saat itu Bangsa Israel dalam keadaan yang sangat menderita karena hukuman Tuhan.
Kita masih ingat peristiwa bencana belalang yang sangat dahsyat dalam kitab Yoel pasal pertama?  Ketika itu bangsa Israel sedang dihukum Tuhan sehingga bangsa itu dalam keadaan yang sangat lemah. Dalam keadaan yang demikian datanglah bangsa-bangsa disekitarnya menyerang dan menguasai bangsa Israel.
Pemulihan Keadaan Israel oleh Tuhan dilaksanakan bersamaan dengan Penghakiman atas bangsa-bangsa yang telah berbuat jahat kepada Israel.  Kejahatan bangsa-bangsa itu adalah terutama memanfaatkan kesulitan dan kelemahan yang dialami Bangsa Israel.
Apa saja kejahatan bang-bangsa terhadap Israel:
1.        Mencerai-beraikanUmat Tuhan  ke antara bangsa-bangsa dan membagi-bagi tanah-Israel.( Ay.2)
3:2 Aku akan mengumpulkan segala bangsa dan akan membawa mereka turun ke lembah Yosafat; Aku akan beperkara dengan mereka di sana mengenai umat-Ku dan milik-Ku sendiri, Israel, oleh karena mereka mencerai-beraikannya ke antara bangsa-bangsa dan membagi-bagi tanah-Ku,
Salmaneser, raja Asyur mengalahkan Hosea, raja Israel, sehingga orang Israel diangkut ke Asyur.  Orang Israel disuruh tinggal di Halah  ditepi sungai Habor, sungai negeri Gozan dan Kota-kota orang Madai (2Raj17:6).  Sedangkan Samaria yang ditinggalkan oleh orang Israel diisi oleh orang buangan dari Babel, dari Kuta, dari Hamat dan dari Sefarwaim( 2Raj17:24).
2.       Menjual anak-anak Israel sebagai budak. (ay.3)
3:3 oleh karena mereka membuang undi mengenai umat-Ku, menyerahkan seorang anak laki-laki karena seorang sundal, dan menjual seorang anak perempuan karena anggur untuk diminum.
Obaja
1:11 Pada waktu engkau berdiri di kejauhan, sedang orang-orang luar mengangkut kekayaan Yerusalem dan orang-orang asing memasuki pintu gerbangnya dan membuang undi atasnya, engkau pun seperti salah seorang dari mereka itu.
3.        Oleh karena orang Filistin membalaskan dendam, ( ay 4  dan  Yeh 25:15)
3:4 Lagi apakah sangkut pautmu dengan Aku, hai Tirus dan Sidon dan seluruh wilayah Filistin? Apakah kamu ini hendak membalas perbuatan-Ku? Apabila kamu melakukan sesuatu terhadap Aku, maka dengan cepat, dengan segera Aku akan membalikkan perbuatanmu itu kepadamu sendiri.
Yeh 25
25:15 Beginilah firman Tuhan ALLAH: "Oleh karena orang Filistin membalaskan dendam kesumat dan di dalam kegembiraannya atas kecelakaan Israel melakukan pembalasan dengan melakukan pembinasaan karena rasa permusuhan yang turun-temurun,
25:16 oleh sebab itu, beginilah firman Tuhan ALLAH: Sungguh, Aku akan mengacungkan tangan-Ku melawan orang Filistin dan melenyapkan orang Kreta dan membinasakan yang lain-lain di tepi pantai laut.
25:17 Aku akan melakukan pembalasan yang kejam terhadap mereka disertai penghajaran-penghajaran kemarahan. Dan mereka akan mengetahui bahwa Akulah TUHAN, pada waktu Aku melakukan pembalasan-Ku terhadap mereka."
4.        Merampas emas-perak dari bangsa Israel dan meletakkan di tempat ibadah mereka  (ay 5)
3:5 Oleh karena kamu telah mengambil perak-Ku dan emas-Ku dan telah membawa barang-barang-Ku yang berharga yang indah-indah ke tempat-tempat ibadahmu,
Hizkia memberikan segala perak yang terdapat dalam rumah TUHAN dan dalam perbendaharaan istana raja.18:16 Pada waktu itu Hizkia mengerat emas dari pintu-pintu dan dari jenang-jenang pintu bait TUHAN, yang telah dilapis oleh Hizkia, raja Yehuda; diberikannyalah semuanya kepada raja Asyur. (2Raj 18:15-16)
5.        Menjual Orang-Orang Israel untuk menjauhkan mereka dari tanah mereka. (ayat 6)
3:6 dan telah menjual orang-orang Yehuda dan orang-orang Yerusalem kepada orang Yunani dengan maksud menjauhkan mereka dari daerah mereka. (Th. 800BC) Fenesia berdagang dengan Yunani.
Pemulihan Israel dan membalikkan perbuatan bangsa-bangsa keatas kepala mereka sendiri.
1.        Membawa pulang Umat Israel dari pembuangan (ayat 7)
3:7 Sesungguhnya Aku akan menggerakkan mereka dari tempat ke mana kamu menjual mereka, dan Aku akan membalikkan perbuatanmu itu ke atas kepalamu sendiri.
Ayat ini membalikkan keadaan yang tertulis di ayat 2
2.        Tuhan membuat anak-anak mereka dijual oleh orang Yehuda kepada orang-orang Syeba (ayat 8)
3:8 Aku akan menjual anak-anakmu laki-laki dan perempuan kepada orang-orang Yehuda dan mereka akan menjual anak-anakmu itu kepada orang-orang Syeba, kepada suatu bangsa yang jauh, sebab TUHAN telah mengatakannya."
Ayat ini membalikkan keadaan yang tertulis di ayat 3 dan ayat 6
Bangsa-bangsa itu telah menyerakkan orang-orang Yehuda dengan menjual mereka. Namun Tuhan akan mengembalikan mereka dari tempat mereka diserakkan, dan Tuhan akan membalikkan perbuatan bangsa-bangsa itu keatas mereka sendiri.
Hal yang perlu kita ingat ialah, Tuhan akan membalaskan perbuatan-perbuatan yang dilakukan manusia.
Siapa menggali lobang akan jatuh ke dalamnya, dan siapa menggelindingkan batu, batu itu akan kembali menimpa dia.    (Amsal 26:27)
Pada masa sekarang juga terjadi dimana Negara yang sedang lemah segera diserang oleh Negara lain (tetangganya), contohnya: Ketika terjadi revolusi Islam Iran, Negara Iran yang tadinya sangat kaya, sehingga kalau kita orang asing mau sekolah disana, tidak perlu bayar,  menjadi lemah dan masyarakat hidup sulit. Ketika itu Negara Irak mengira bahwa Iran sudah sedemikian lemah sehingga diseranglah Iran oleh Irak. Maka terjadilah perang Iran-Irak selama 8 tahun (Sept 1980-Agt 1988)
Juga sekarang, dimana Suriah dan Irak sedang dilanda perang saudara/pemberontakan, maka muncullah ISIS hendak menguasai kedua Negara tersebut, yang cita-citanya menguasai dunia.
Mungkin saja ini termasuk nubuatan para nabi, dimana Asyur dan Babel, yang tidak lain adalah Syria dan Irak sedang dalam lembah Yosafat atau penghakiman, dimana Tuhan menggunakan Anti Kristus (ISIS) menghukum orang-orang Asyur dan Babel.

20141022

Pencurahan Roh dan Hari Tuhan

Yoel 2: 28-32


28 "Kemudian dari pada itu akan terjadi, bahwa Aku akan mencurahkan Roh-Ku ke atas semua manusia,
Kemudian daripada itu, atau sesudah itu, sesudah apa? 
Kita lihat kembali ke ayat 27, yaitu ketika Tuhan diam di tengah umatNya  dan  bagi umat,  Allah menjadi satu-satunya Tuhan mereka.
Allah  Akan mencurahkan Roh-Nya ke atas semua orang tanpa kecuali.
maka anak-anakmu laki-laki dan perempuan akan bernubuat; orang-orangmu yang tua akan mendapat mimpi, teruna-terunamu akan mendapat penglihatan-penglihatan.
29 Juga ke atas hamba-hambamu laki-laki dan perempuan akan Kucurahkan Roh-Ku pada hari-hari itu.Tidak pandang usia dan jabatan. (ayat 29)
Seperti kita ketahui nubuatan ini sudah mulai digenapi sejak Peristiwa Pentakosta, Roh Kudus turun atas Para Rasul. (Kis 2:1-13) dan ini berlangsung terus sampai Tuhan Yesus datang.
Jadi, kita yang percaya kepada Tuhan Yesus sebagai Juru Selamat, kita sudah menerima Pencurahan Roh.
 Jika Anda bertanya apa tanda-tanda bahwa saya sudah menerima Roh Kudus?, mari kita buka I Kor 12:3 
Karena itu aku mau meyakinkan kamu, bahwa tidak ada seorang pun yang berkata-kata oleh Roh Allah, dapat berkata: "Terkutuklah Yesus!" dan tidak ada seorang pun, yang dapat mengaku: "Yesus adalah Tuhan", selain oleh Roh Kudus.
Bapak, Ibu,Saudara, sbg umat Tuhan yg setia, kita adalah orang2 yg sudah menerima Roh Kudus. Roh itu diberikan kpd kita untuk memimpin kita, menolong kita dan menjadikan kita saksi-Nya di manapun kita berada.
Sudahkan kita menyadari hal itu dan menjadi saksi-Nya? 
Sebagai umat yang sudah menerima Roh Kudus, tentu kita juga punya kewajiban terutama kewajiban menjadi saksi dan pelayan Tuhan. (Baca Kis 1:8)
Jadi Tuhan mencurahkan Roh-Nya kpd umat adalah untuk memperlengkapi umat menjadi saksi-Nya, hal ini ibarat juru kampanye yg diberi kelengkapan pembinaan untuk dpt mengkampanyekan capres dan cawapresnya. 

Hari Tuhan.
30 Aku akan mengadakan mujizat-mujizat di langit dan di bumi: darah dan api dan gumpalan-gumpalan asap. 
31 Matahari akan berubah menjadi gelap gulita dan bulan menjadi darah
sebelum datangnya hari TUHAN yang hebat dan dahsyat itu.   
-Tanda di bumi: darah dan api dan gumpalan-gumpalan asap 
= akan ada peperangan, pertumpahan darah dan gempa bumi 

- Tanda di langit: matahari menjadi gelap dan bulan menjadi merah seperti darah  (ayat-31)  dan – Amos 8:9,   
Kis 2:20
= terjadi bencana alam semesta yg dahsyat. 

Sebenarrnya semua tanda2 yg disebutkan ini sudah dan sedang terjadi dlm kehidupan kita: gempa bumi, tsunami, bencana topan (hayan, tornado, badai catrina dll), peperangan yg menelan jutaan jiwa manusia. Peperangan, Nabi-nabi Palsu,  Mungkin tanda2 dilangit akan menyusul. 


Ini berarti saat ini kita sedang berada pada hari-hari menjelang datangnya hari Tuhan. Sudah siapkah kita menyongsong Hari Tuhan itu? 
  (Bagaimana perasaan kita dalam menghadapi Hari Tuhan?)
Apakah Hari Tuhan akan menjadi kengerian bagi kita atau hari keselamatan? 
Hari Tuhan – hari penghukuman bagi yang tidak percaya dan yang tidak bertobat, dan hari Penyelamatan bagi orang Percaya dan yang bertobat.
Dalam kitab nabi Yesaya ada tertulis: Sungguh, hari TUHAN datang dengan kebengisan, dengan gemas dan dengan murka yang menyala-nyala, untuk membuat bumi menjadi sunyi sepi dan untuk memunahkan dari padanya orang-orang yang berdosa. (Yes 13:9)
Sebenarnya pada hari Tuhan tdk ada seorangpun yg bisa luput dari hukuman dan pembalasan Tuhan, krn tdk ada yg tersembunyi bg Tuhan, tdk bisa pura2 atau munafik, tdk ada yg tersembunyi, semuanya terlihat jelas dan terang benderang, namun keselamatan ada pada .....- yg berseru kpd namaTuhan .... 
Dan dalam bacaan kita di ayat 32a, sungguh Kemurahan dan kasih Tuhan kepada orang percaya demikian besarnya. Kita baca ayat 32:
Dan barangsiapa yang berseru kepada nama TUHAN akan diselamatkan, Berseru kepada nama Tuhan, bukan asal berseru tp berbuat "jahat" (tdk melakukan kehendak Allah), melainkan  mereka yg berseru dan melakukan kehendak Allah, merekalah yg diselamatkan. 

Matius 7:21-23 

21 Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga. 
22 Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga? 
23 Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!" 
Ayat 32 b
sebab di gunung Sion dan di Yerusalem akan ada keselamatan, seperti yang telah difirmankan TUHAN; dan setiap orang yang dipanggil TUHAN akan termasuk orang-orang yang terlepas."
- Di gunung Sion dan di Yerusalem ada keselamatan = yaitu di dalam dan melalui Nama Yesus. Jadi kita orang-orang yang sudah percaya kepada Yesus sebagai juru selamat, telah dipanggil untuk diselamatkan.
Seperti yang dikatakan nas berikut: 
Kisah Para Rasul 2:22  Hai orang-orang Israel, dengarlah perkataan ini: Yang aku maksudkan, ialah Yesus dari Nazaret, seorang yang telah ditentukan Allah dan yang dinyatakan kepadamu dengan kekuatan-kekuatan dan mujizat-mujizat dan tanda-tanda yang dilakukan oleh Allah dengan perantaraan Dia di tengah-tengah kamu, seperti yang kamu tahu. 

Kisah Para Rasul 4:12  Dan keselamatan tidak ada di dalam siapa pun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan." 


Ajakan dan penutup.
Ini salah satu ayat yang dapat menolong kita untuk mengingatkan kita.
Mari kita baca Ibrani 10 ayat 25: Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita, seperti dibiasakan oleh beberapa orang, tetapi marilah kita saling menasihati, dan semakin giat melakukannya menjelang hari Tuhan yang mendekat.

 Zefanya
2:1 Bersemangatlah dan berkumpullah, hai bangsa yang acuh tak acuh,
2:2 sebelum kamu dihalau seperti sekam yang tertiup, sebelum datang ke atasmu murka TUHAN yang bernyala-nyala itu, sebelum datang ke atasmu hari kemurkaan TUHAN.
2:3 Carilah TUHAN, hai semua orang yang rendah hati di negeri, yang melakukan hukum-Nya; carilah keadilan, carilah kerendahan hati; mungkin kamu akan terlindung pada hari kemurkaan TUHAN.

BW